Pengaruh Konsumsi Makanan Cepat Saji (Junk Food) terhadap PCOS pada Wanita Usia Subur: Tinjauan Literatur
Keywords:
Cepat saji, junk food, PCOSAbstract
Polycystic Ovary Syndrome (PCOS) merupakan gangguan endokrin umum pada wanita usia reproduksi, memengaruhi 5% hingga 26% wanita di seluruh dunia menunjukkan peningkatan seiring perubahan gaya hidup, termasuk konsumsi makanan cepat saji (junk food).Penelitian ini bertujuan mengetahui pengaruh makanan cepat saji (junk food) terhadap PCOS. Penelitian ini menggunakan literatur review bersumber dari PubMed, ScienceDirect, and Google Scholar diskrining menggunakan PICOT didapatkan 6 artikel. Kualitas metodologi dari studi-studi yang disertakan dalam tinjauan ini dinilai secara menggunakan JBI Critical Appraisal Checklist yang relevan, disesuaikan dengan desain studi masing-masing. Berdasarkan keenam artikel, Konsumsi makanan cepat saji ≥2 kali per minggu atau >3x per minggu atau secara sering dapat berisiko mengalami PCOS. Konsumsi makanan cepat saji yang berlebihan disertai pola makan yang tidak teratur menyebabkan fluktuasi kadar glukosa darah dan ketidakseimbangan hormon yang signifikan, sehingga meningkatkan risiko terkena PCOS. Dari hasil identifikasi keenam artikel, seluruhnya menyatakan terdapat pengaruh junk food terhadap kejadian PCOS dengan nilai p-value< 0,05. Penelitian ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran wanita usaha subur dan meningkatkan wawasan pengetahuan menganai faktor risiko PCOS.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 LAKSMITHA JANASTI, YENI UTAMI, NADIA RAHMA PUTRI, KARINA NUR RAMADHANINTYAS (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




