Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Menyusui dengan Pemberian Asi Eksklusif
Keywords:
ASI eksklusif, Menyusui, PengetahuanAbstract
Latar Belakang: Di Indonesia, cakupan pemberian ASI eksklusif masih rendah, salah satu faktor yang memengaruhi rendahnya cakupan ini adalah kurangnya pengetahuan ibu. Akibatnya, edukasi sejak masa kehamilan menjadi upaya strategis untuk meningkatkan pemahaman dan praktik pemberian ASI eksklusif. Tujuan: menganalisis hubungan antara tingkat pengetahuan ibu dengan praktik pemberian ASI eksklusif di Praktik Mandiri Bidan (PMB) X, Kabupaten Banyuwangi. Metode: Studi kuantitatif ini menggunakan metode cross-sectional. Penelitian ini melibatkan semua ibu yang bekerja di wilayah kerja PMB saat bayi mereka berusia 0–6 bulan. Tiga puluh sampel total digunakan. Hasil: Sebagian besar responden (90,2%) berasal dari kelompok usia dewasa awal (26-35 tahun), dan sebagian besar (60,3%) memiliki pendidikan menengah atas. Sementara 8,6% ibu tidak memberikan ASI eksklusif, 91,4 persen ibu memberikannya. Hasil uji statistik menunjukkan hubungan yang sangat signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan praktik pemberian ASI eksklusif (p = 0,000). Ini menunjukkan bahwa semakin banyak pengetahuan ibu, semakin mungkin mereka akan memberikan ASI eksklusif. Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara tingkat pengetahuan ibu dengan pemberian ASI eksklusif. Saran: Tenaga kesehatan disarankan untuk meningkatkan jumlah dan kualitas pelatihan tentang pentingnya ASI eksklusif dan cara penyimpanan ASI yang benar, terutama bagi ibu menyusui
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Silviatul Amalia, Nur Umamah, Tria Eni Rafika Devi, Sri Aningsih (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




