Perbedaan Pengetahuan Tentang Stunting Sebelum Dan Sesudah Diberikan Edukasi Menggunakan Media Leaflet Pada Ibu Hamil di Wilayah Puskesmas Arjasa
Keywords:
Edukasi, Pengetahuan Ibu Hamil, StuntingAbstract
Latar Belakang: Pengetahuan ibu hamil merupakan salah satu faktor internal yang mempengaruhi peningkatan stunting. Hal ini disebabkan karena kurangnya pengetahuan ibu mengenai dampak yang ditimbulkan dari stunting. Berdasarkan data yang diperolah dari Dinas Kesehatan Kabupaten Jember prevalensi stunting 6,35% (9.837 balita stunting) dari 154.824 balita. Di Puskesmas arjasa terdapat 12,26% (333 balita stunting) dari 2.716 balita sedangkan di Desa Arjasa 13,7 % (97 balita stunting) dari 705 balita. Berdasarkan studi pendahuluan 6 dari 10 ibu hamil tidak bisa menjawab tentang stunting. Tujuan penelitian ini untuk mengetahui perbedaan pengetahuan tentang stunting sebelum dan sesudah diberikan edukasi menggunakan media leaflet. Metode: Desain penelitian pre-eksperimental dengan rancangan One-Grup Pretest-Posttest Desain. Populasi sebanyak 67 ibu hamil dan sampel 57 ibu hamil dengan teknik simple random sampling. Instrumen menggunakan kuesioner data di analisis menggunakan Uji Spearman. Hasil: Pengetahuan tentang stunting pada ibu hamil sebelum diberikan edukasi dalam kategori baik (10,5%). Pengetahuan tentang stunting sesudah diberikan edukasi dalam kategori baik (86%). Hasil uji Spearman diperoleh p-value=0.000 < α (0,05) Ha diterima dan H0 ditolak Kesimpulan: Terdapat perbedaan pengetahuan pada ibu hamil tentang stunting sesudah diberikan edukasi dengan menggunakan media leaflet, hal ini terjadi adanya peningkatan pengetahuan tentang stunting pada ibu hamil sehingga diharapkan media leaflet dijadikan salah satu media yang efektif untuk memberikan edukasi kesehatan pada ibu hamil
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Arika Savitri, Jamhariyah, Susilawati (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




