Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Produksi Asi pada Ibu Nifas di RS A Periode April-Mei Tahun 2024

Authors

  • Nurmupida Abbas STIKES Bhakti Pertiwi Indonesia Author

Keywords:

usia, paritas, pendidikan, pekerjaan

Abstract

Berdasarkan profil kesehatan Indonesia tahun 2019, menunjukkan cakupan bayi mendapat ASI eksklusif sebesar 61,33%. Angka tersebut sudah melampaui target Renstra tahun 2019 yaitu 44%. Persentase tertinggi cakupan pemberian ASI eksklusif terdapat pada Nusa Tenggara Barat 87,35%, sedangkan persentase terendah terdapat pada Papua 15,32%. Dan ada lima provinsi yang belum mencapai target Renstra tahun 2017 yaitu Sulawesi Utara 36,93%, Banten 35,87%, Maluku 30,02%, Papua Barat 24,65%, dan Papua 15,32%. Tujuan penelitian: Untuk mengetahui hubungan usia, paritas, pendidikan, dan pekerjaan dengan produksi ASI pada ibu nifas. Metode Penelitian: Penelitian ini adalah bersifat analitik dengan pendektan cross-sectional menggunakan total sampling dengan jumlah sampel 86 responden. Hasil penelitian: Hasil uji stastistik diperoleh terdapat hubungan antara usia, paritas, dan pekerjaan dengan produksi ASI pada ibu nifas yaitu di peroleh nilai P-value sebesar <0.05. Tidak terdapat hubungan antara pendidikan dengan produksi ASI pada ibu nifas, hasil uji statistic di peroleh nilai P-value sebesar 1,000, yaitu P-value > 0.05. Kesimpulan: Dari 4 variabel yang di teliti terdapat hubungan antara variable usia, paritas, dan pekerjaan dengan produksi ASI pada ibu nifas dan tidak terdapat hubungan antara pendidikan dengan produksi ASI pada ibu nifas. Saran: memberikan edukasi dan dukungan kepada ibu nifas dalam memberikan ASI Kepada bayinya.

Author Biography

  • Nurmupida Abbas, STIKES Bhakti Pertiwi Indonesia

    Program Studi Sarjana Kebidanan STIKES Bhakti Pertiwi Indonesia

Downloads

Published

2024-12-02

Issue

Section

Articles