Hubungan Indeks Massa Tubuh Berlebih terhadap Gangguan Siklus Menstruasi pada Remaja Perempuan: Tinjauan Literatur Sistematik
Keywords:
Gangguan Siklus Menstruasi, Indeks Massa Tubuh, RemajaAbstract
Indeks Massa Tubuh (IMT) seperti overweight dan obesitas menjadi perhatian karena dapat berhubungan dengan gangguan kesehatan reproduksi, salah satunya gangguan siklus menstruasi pada remaja perempuan. Studi ini bertujuan untuk meninjau secara sistematis hubungan antara IMT berlebih dengan gangguan siklus menstruasi pada pada remaja perempuan. Pencarian literatur dilakukan di basis data PubMed, Scopus, ScienceDirect, dan Web of Science untuk artikel yang diterbitkan pada tahun 2019 hingga 2024. Delapan studi observasional yang memenuhi kriterian inklusi dianalisi. Hasil menunjukkan bahwa enam dari delapan melaporkan hubungan signfiikan antara IMT berlebih dengan gangguan siklus menstruasi, seperti oligomenorea, amenorea sekunder, dan perdarahan abnormal. Meskipun dua studi tidak sepakat dengan hasil tersebut, mayoritas menunjukkan bahwa IMT berlebih dapat memengaruhi keseimbangan hormone dan disfungsi ovulasi. Kesimpulan yang dapat ditarik adalah IMT berlebih berkontribusi pada gangguan siklus menstruasi, sehingga intervensi pencegahan dan edukasi sejak dini perlu ditingkatkan.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2025 Nadia Rahma Putri, Laksmitha Janasti, Lela Dwi Andriani, Ani Khoirinda (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial-ShareAlike 4.0 International License.




