Digital Peer Support Strategies to Improve Menstrual Health Literacy among Adolescent Girls: A Scoping Review

Authors

  • Rita Ade Swastika Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rustida Author
  • Sri Aningsih Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Rustida Author
  • Emita Dewi Lilis Angkasa Wati Sekolah Tinggi Ilmu kesehatan Rustida Author

Abstract

Latar Belakang: Menstrual health literacy merupakan kemampuan individu untuk mengakses, memahami, mengevaluasi, dan mengaplikasikan informasi terkait kesehatan menstruasi dalam pengambilan keputusan yang tepat. Rendahnya literasi kesehatan menstruasi pada remaja putri masih menjadi permasalahan global yang berkontribusi terhadap praktik higiene menstruasi yang kurang optimal, munculnya stigma menstruasi, serta terbatasnya akses terhadap informasi kesehatan reproduksi. Perkembangan teknologi digital telah mendorong pemanfaatan strategi digital peer support sebagai sarana edukasi dan dukungan kesehatan menstruasi berbasis teman sebaya. Tujuan: Mengidentifikasi dan memetakan bukti ilmiah mengenai strategi digital peer support dalam meningkatkan menstrual health literacy pada remaja putri. Metode: Penelitian ini menggunakan metode scoping review berdasarkan kerangka Arksey dan O’Malley serta dilaporkan sesuai pedoman PRISMA-ScR. Penelusuran literatur dilakukan pada basis data PubMed, Scopus, ScienceDirect, Wiley Online Library, dan Google Scholar terhadap artikel yang dipublikasikan tahun 2020–2025. Kata kunci yang digunakan meliputi menstrual health literacy, menstrual education, digital health, peer support, dan adolescent girls. Artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara deskriptif dan naratif. Hasil: Strategi digital peer support yang ditemukan meliputi media sosial, aplikasi kesehatan menstruasi, komunitas daring, dan program edukasi sebaya berbasis digital. Intervensi tersebut berkontribusi terhadap peningkatan pengetahuan menstruasi, praktik higiene menstruasi, kepercayaan diri, serta penurunan stigma dan miskonsepsi terkait menstruasi. Namun, implementasinya masih menghadapi tantangan berupa kesenjangan akses digital, rendahnya literasi digital, dan potensi penyebaran informasi yang tidak akurat. Kesimpulan: Digital peer support merupakan strategi yang potensial dalam meningkatkan menstrual health literacy pada remaja putri. Integrasi teknologi digital dan dukungan teman sebaya dapat mendukung peningkatan pengetahuan serta perilaku kesehatan menstruasi secara lebih efektif.

Downloads

Published

2026-06-30

Issue

Section

Articles